Ώ Ketika Kamu Mencintai Ώ

Ketika Mencintai Seseorang

Roses1 Jika kamu memancing ikan….
Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah
kamu mengambil ikan itu….
Janganlah sesekali kamu melepaskannya kembali
ke dalam air begitu saja….
Karena ia akan sakit oleh karena ketajaman mata
kailmu dan mungkin ia akan menderita selagi ia
masih hidup…

Begitulah juga setelah kamu memberi banyak
pengharapan kepada seseorang…
Setelah ia mulai menyayangimu, hendaklah kamu
menjaga hatinya….
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu
saja….
Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu
dan mungkin tidak akan dapat melupakan
segalanya
selagi dia mengingatmu. …

Jika kamu menadah air, biarlah mendapat
sedapatnya,
jangan terlalu mengharap pada kedalaman
lengkungannya dan janganlah menganggap wadah
itu
begitu kokoh….
cukuplah menadah sesuai kebutuhanmu. …
Apabila wadah itu sekali retak….
tentu sukar bagi kamu untuk menambalnya
kembali
menjadi seperti semula….
Akhirnya kamu akan membuangnya. …
Sedangkan jika kamu mencoba memperbaikinya. ..
mungkin kamu masih dapat mempergunakannya
lagi….

Begitu juga jika kamu memiliki seseorang,
terimalah seadanya….
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan
janganlah
kamu menganggapnya begitu istimewa….
Anggaplah dia manusia biasa….
Bila tidak, apabila sekali dia melakukan
kesilapan, tidak mudah bagi kamu untuk
menerimanya. …
akhirnya kamu akan kecewa dan
meninggalkannya…
Sedangkan jika kamu memaafkannya, boleh jadi
hubungan kamu akan terus hingga ke akhir
hayat….

Jika kamu telah memiliki sepiring nasi…
punyamu pastilah yang terbaik untuk dirimu.
Mengenyangkan dan berkhasiat…
Mengapa kamu lengah, mencoba mencari
makanan yang
lain..
Terlalu ingin mengejar kelezatan…
Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh
memakannya.
Dan kamu akan menyesal..

It’s hard to find true love!  *really..!!!*

PS: Thx to a friend whom i may borrowed diz from..

©Чΰгϊςά~2006`ten

Leave a Reply